Kehamilan merupakan hal yang sangat didambakan oleh setiap pasangan
suami isteri. Dengan hamilnya seorang wanita maka sebuah keluarga
memiliki harapan untuk meneruskan garis keturunannya. Kebahagiaan hidup
berumah tangga juga menjadi lebih lengkap karena kehamilan si buah hati.
Seorang suami biasanya menjadi lebih perhatian kepada isterinya yang
sedang hamil. Setiap hal yang diminta oleh isteri inginnya selalu
diturutin. Orang menyebut hal ini dengan peristiwa mengidam. Aneka macam
makanan yang dulunya tidak pernah disentuh sekarang malah disukai.
Kenali Tanda-Tanda Awal Hamil Muda
Ciri-ciri wanita hamil biasanya ditandai
dengan rasa mual dan ingin muntah di pagi hari. Apalagi bila ditambah
dengan mencium bau-bauan tertentu, besar kemungkinan wanita tersebut
akan mengalami muntah. Perasaan wanita hamil juga lebih sensitif dari
biasanya sehingga masalah kecil yang dilakukan oleh suami bisa menjadi
masalah besar baginya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon
kewanitaan dan produksi hormon kehamilan sehingga wanita lebih sensitif
terhadap kondisi lingkungan.

Memastikan kehamilan dengan alat tes
Tapi ada juga sebagian orang yang salah mengartikan gejala-gejala di
atas dengan karakter manusia normal. Ada banyak wanita yang tidak hamil
tetapi mengalami tanda-tanda awal kehamilan
layaknya wanita yang sedang mengandung. Oleh karena itu, Anda jangan
salah menilai. Gejala mual dan ingin muntah di pagi hari belum tentu
hamil muda.
Lantas apa saja cara yang bisa Anda lakukan untuk memastikan
terjadinya kehamilan? Sebelum Anda melakukan pemeriksaan untuk
memastikan terjadinya kehamilan, pastikan terlebih dulu bahwa Anda
adalah wanita produktif dan siklus menstruasi Anda berhenti.
Siklus menstruasi wanita
memang berbeda-beda. Ada yang mengalami haid hanya 14 hari dalam satu
bulan, namun ada juga yang masa haidnya panjang hingga 28 hari. Jadwal
datang bulan juga bisa lebih cepat atau lebih lambat. Hal ini
dipengaruhi oleh asupan gizi, kondisi mental dan kebugaran tubuh wanita
tersebut. Tetapi bila menstruasi yang biasanya Anda alami terlambat
datang dalam kurun waktu tiga bulan, maka Anda harus waspada. Mungkin
itu salah satu gejala awal kehamilan.
Memang benar siklus menstruasi wanita seringkali tidak tepat. Akan
tetapi bila Anda seorang wanita produktif tidak kunjung mendapat tamu
bulanan dan terdapat gejala-gejala awal kehamilan, maka segera lakukan
pemeriksaan kehamilan sebagai berikut:
1. Memastikan Kehamilan Dengan Pengujian Hormon
Setiap wanita normal selalu menghasilkan hormon progesteron dalam
tubuh mereka namun dalam kadar yang berbeda-beda. Seorang wanita hamil
menghasilkan hormon progesteron lebih banyak daripada wanita normal yang
tidak hamil. Progesteron membantu proses tumbuh kembang janin dalam
rahim. Hal inilah yang bisa kita gunakan dalam pengujian hormon untuk
memastikan terjadinya kehamilan.
Selain memeriksa kadar hormon progesteron, tim medis juga bisa
berpatokan kepada jumlah hormon prolaktin yang dihasilkan oleh seorang
wanita. Hormon prolaktin adalah hormon wanita hamil yang berguna dalam
produksi Air Susu Ibu (ASI) untuk proses menyusui bayi. Produksi hormon
prolaktin pada wanita hamil ditandai dengan membesar dan mengencangnya
payudara.
Cara memastikan terjadinya kehamilan juga bisa dilihat dari hasil pemeriksaan hormon kehamilan
Human Chorionic Gonadotrophin (HCG).
Hormon HCG hanya dapat dihasilkan oleh wanita hamil sehingga bila dalam
tubuh wanita terdapat HCG maka bisa dipastikan dia sedang mengandung.
Kadar HCG pada kehamilan trimester pertama memang masih kecil namun
sudah dapat terdeteksi. Produksi HCG mencapai puncaknya pada usia
kehamilan trimester ketiga hingga menjelang persalinan.
Pengujian hormon kehamilan dapat dilakukan dengan bantuan medis
maupun dilakukan sendiri dengan alat test pack. Untuk pengujian dengan
bantuan medis, Anda akan diambil sampel darah dan dilakukan uji hormon.
Namun bila memakai test pack, Anda bisa melakukan pemeriksaan dengan
menguji air kencing di pagi hari. Jumlah garis atau strip yang
dihasilkan test pack menunjukkan apakah Anda sedang hamil atau tidak.
Memastikan kehamilan dengan alat test pack membutuhkan beberapa kali tes
hingga Anda mendapatkan jumlah garis yang sesuai untuk kondisi positif
hamil.
2. Memastikan Kehamilan Dengan Pemeriksaan USG
Teknologi modern menghadirkan pemeriksaan dengan alat
Ultrasonografi (USG)
sebagai cara yang paling akurat dan tepat untuk memastikan terjadinya
kehamilan pada seorang wanita. Tes USG dilakukan dengan memanfaatkan
gelombang frekuensi tinggi yang akan dipancarkan ke dalam dinding rahim
wanita. Gelombang yang menuju dinding rahim menghasilkan gema dan akan
diolah menjadi data dua dimensi mengenai kondisi di dalam rahim.
Cara memastikan terjadinya kehamilan dengan tes USG adalah cara yang
banyak dipilih oleh wanita jaman sekarang karena tingkat akurasinya
sangat tinggi. Anda tidak akan menebak-nebak lagi mengenai kondisi
kehamilan Anda. Tes USG bukan hanya bisa membuat kesimpulan apakah Anda
sedang hamil atau tidak, tetapi juga bisa menyajikan data kondisi
terkini perkembangan janin di dalam rahim telah berumur berapa bulan.
Anda juga bisa memantau perkembangan janin untuk mendeteksi kemungkinan
terkena penyakit tertentu sejak awal.
Memeriksa kepastian hamilnya seorang wanita melalui USG sangat kecil
terjadinya kesalahan. Cara ini juga memiliki keunggulan tidak
menghasilkan rasa sakit pada wanita yang diperiksa. Sejauh ini belum
pernah ada laporan wanita hamil mengalami gangguan atau keluhan yang
berarti setelah melakukan uji USG. Dari sini bisa kita simpulkan bahwa
pemeriksaan degan USG adalah cara terbaik memastikan terjadinya
kehamilan. Dengan mengetahui kondisi kehamilan sejak awal maka Anda bisa
melakukan berbagai persiapan agar calon bayi bisa tumbuh sehat di dalam
rahim dan terlahir dengan selamat.
Hindari Pemeriksaan Memastikan Kehamilan ke Dukun Beranak
Selain dua cara di atas, masyarakat tradisional di Indonesia juga
mengenal pemeriksaan kehamilan kepada dukun beranak. Seorang dukun
beranak akan melakukan pijatan lembut pada area perut wanita yang
diperkirakan sedang hamil. Namun cara ini tidak saya anjurkan karena
akurasinya sangat lemah. Dukun beranak memeriksa hanya berdasarkan
keberadaan pertumbuhan daging janin dan dia tidak bisa memastikan apakah
daging tersebut adalah calon bayi atau merupakan suatu penyakit.
Kondisi lain yang dikhawatirkan bila Anda memeriksakan kehamilan pada
seorang dukun beranak adalah resiko terjadinya keguguran. Tanpa
bermaksud memberi citra buruk kepada profesi dukun beranak, pijatan pada
area perut wanita (baik yang hamil ataupun tidak hamil) adalah kegiatan
yang sangat berbahaya. Bila wanita tersebut hamil, maka pijatan
tersebut dikhawatirkan akan melukai kondisi janin. Sedangkan pada wanita
yang tidak hamil, setelah mereka melakukan pijatan di daerah perut
seringkali mengeluh sakit pada daerah rahim. Bila hal ini tidak
ditangani dengan benar maka bisa menimbulkan penyakit berbahaya di
kemudian hari.
Kesimpulannya, sebelum memeriksakan diri kepada pihak medis apakah
Anda sedang hamil atau tidak, Anda terlebih dulu harus mengetahui
gejala-gejala awal kehamilan seperti yang pernah saya tulis dulu. Bila
gejala-gejala kehamilan telah Anda alami dan didukung oleh hasil
pemeriksaan tenaga medis, maka Anda bisa berbahagia karena sebentar lagi
akan menjadi seorang ibu. Tidak lama lagi rumah Anda akan lebih semarak
berkat kehadiran si buah hati.
Semoga tulisan kali ini bisa membawa manfaat untuk wanita Indonesia
yang sedang mencari pengetahuan mengenai cara memastikan terjadinya
kehamilan. Selamat berbahagia!