Jumat, 23 Maret 2012

Galaksi Kuno Dalam Penglihatan Hubble

Para astronom baru saja mendapat sebuah hadiah lain dari alam semesta. Kilasan galaksi yang pernah ada tak kurang dari 500-600 juta tahun setelah Dentuman Besar, 13 milyar tahun lalu.
Galaksi yang teramati di panjang gelombang dekat infra merah oleh Teleskop Hubble. Kredit : NASA, ESA, G. Illingworth (UCO/Lick Observatory and the University of California, Santa Cruz), R. Bouwens (UCO/Lick Observatory and Leiden University) dan Tim HUDF09
Kilasan galaksi-galaksi itu berhasil dilihat dan dipotret Teleskop Hubble pada panjang gelombang dekat infra merah dengan matanya yang baru yakni Wide Field Camera 3 (WFC3) atau kamera medan luas 3 yang baru saja dipasang pada bulan Mei.
Pada panjang gelombang dekat infra merah, dapat dilakukan pendeteksian galaksi jauh. Galaksi jauh tersebut cahayanya terulur lebih panjang atau lebih merah dibanding cahaya tampak. Semakin jauh sebuah obyek, cahayanya akan semakin bergeser ke arah merah dan semakin tinggi pergeseran merahnya. Galaksi tersebut merupakan obyek paling lemah dan merah yang berhasil diamati. Tak pernah ada galaksi lain yang berhasil diketahui keberadaannya pada masa awal alam semesta.
Citra awal galaksi-galaksi tersebut pertama kali dipotret pada tahun 2004 di area yang sama menggunakan Hubble Ultra Deep Field (HUDF). Citra berikut yang diambil dan menghasilkan penemuan galaksi tua ini dilakukan Hubble pada bulan Agustus 2009 selama 4 hari dengan waktu eksposur 173000 detik.
Setelah citra diambil oleh Hubble, para astronom melakukan analisa data potongan area langit yang ukuranya 1/12 diameter bulan purnama. Para astronom ini mencoba mencari galaksi kuno yang diharapkan dapat membuka wawasan manusia akan evolusi alam semesta. Sampai saat ini, ledakan sinar gamma dengan pergeseran merah 8,2 yang memegang rekor terjauh.
Dari penelitian data yang diambil Hubble, Garth Illingworth dari University of California, Santa Cruz berhasil menemukan bukti lain dari keberadaan 3 galaksi yang pergeseran merahnya 10. Galaksi-galaksi tersebut diperkirakan keberadaannya pada saat alam semesta masih sangat muda, pada kisaran 3-4 % dari usia alam semesta saat ini. Dengan demikian bisa dikatakan galaksi-galaksi ini merupakan obyek tertua yang pernah diamati.
Penemuan Galaksi Tua dan Perdebatannya
Tapi, ternyata ketiga galaksi dengan pergeseran merah 10 bukanlah yang pertama. Rogier Windhorst dari Arizona State University di Tempe juga melaporkan keberadaan 20 galaksi dengan pergeseran merah mendekati 10. Hasil tersebut juga didapat setelah melakukan analisa dari data set yang sama. Tapi ke-20 galaksi tersebut tidak memperhitungkan keberadaan 3 galaksi yang ditemukan Illingworth.
Ke-20 galaksi dengan pergeseran merah mendekati 10 yang ditemukan pada area pengamatan yang cukup sempit justru menandakan laju pembentukan bintang yang tinggi seperti yang memang sudah diprediksikan terjadi demikian pada masa awal alam semesta.
Kedua tim ini kemudian saling berdebat mengenai standar yang digunakan dalam penentuan galaksi jauh. Bagi Illingworth standar yang digunakan Windhorst tidak terlalu ketat, sementara bagi Windhorst standar yang digunakan Illingworth terlalu konservatif.
Standar yang digunakan Illingworth jika dipadankan dengan standar Windhorst, maka 2 dari 3 galaksi yang ditemukan Illingworth tidak masuk dalam kriteria pergeseran merah tinggi milik Windhorst. Sementara menurut Illingworth standar Windhorst justru menyebabkan galaksi yang ditemukan Windhorst jadi agak besar dan tampaknya hasil penelitian mereka jadi terkontaminasi oleh galaksi terang lainnya. Akibatnya ada kemungkinan standar tersebut menyebabkan piranti lunak yang digunakan menganggap galaksi-galaksi tersebut memiliki pergeseran merah yang besar dan mendeteksi sekian banyak galaksi.
Perdebatan kedua tim memang menarik, namun seorang astronom dari California Institute of Technology di Pasadena, Richard Ellis justru menyatakan kalau tim Illingworth tampaknya telah melakukan analisa yang lebih berhati-hati dibanding Windhorst. Pada tahun 2007, Richard Ellis juga melaporkan keberadaan kandidat galaksi dengan pergeseran merah 8 dan 10 yang ia amati dengan teleskop Keck di Hawaii.

Secercah Cahaya

Kurangnya galaksi cerlang pada pergeseran merah 10 justru memberi petunjuk akan adanya epoch reionisasi di alam semesta. Periode reionisasi di alam semesta terjadi pada masa 500 juta dan 1 milyar tahun setelah terjadinya dentuman besar. Pada masa ini obyek yang sangat cerlang seperti halnya galaksi dan quasar mengionisasi medium antar galaksi. Kurangnya galaksi cerlang pada awal waktu periode reionisasi menunjukkan kalau obyek-obyek tersebut tidak memulai proses reionisasi.
Semua hal tersebut memang belum tersingkap. Masih banyak misteri yang tersimpan dan masih banyak pertanyaan yang masih belum terjawab. Dan manusia masih perlu perjalanan panjang untuk bisa memahami kondisi dan parameter yang ada di alam semesta, serta memahami galaksi-galaksi yang ada di dalamnya. Dalam pemahaman itulah sains akan dapat mengungkap satu persatu pertanyaan yang masih belum terjawab itu.?
Pengamatan lanjutan akan dilakukan oleh pengganti Hubble, James Webb Space Telescope (JWST) yang akan diluncurkan tahun 2014.
Sumber : Hubblesite, Nature

Penemuan Planet Extra-Galaktik Pertama

Tak ada batas akhir bagi akal para astronom. Mungkin inilah yang bisa kita katakan tentang penemuan baru ini.
Perubahan yang membawa pada penemuan panet baru di Galaksi Andromeda. Kredit  :TR
Perubahan yang membawa pada penemuan panet baru di Galaksi Andromeda. Kredit :TR
Saat ini seperti yang kita ketahui, ada lebih dari 300 exoplanet yang telah ditemukan dengan laju penemuan yang semakin besar dari waktu ke waktu. Dari semua yag telah ditemukan, baru satu planet yang terlihat secara langsung, Lainnya ditemukan dari efek yang ditimbulkan planet pada bintang induknya, yakni dengan melihat pada perubahan keerlangan sang bintang saat planet melewatinya. Jika demikian, tentunya kita harus bisa melihat bintang tersebut. Dengan kata lain, pengamatan hanya bisa dilakukan pada area lokal yakni di Bima Sakti.
Setidaknya itulah yang dilakukan para astronom, sampai saat ini.
Tapi, tidak demikian bagi Gabriele Ingroso dari National Institute of Nuclear Physics, Italia, beserta rekan-rekannya. Bagi mereka, ada kok cara untuk menemukan planet di galaksi lain. Caranya adalah dengan memanfaatkan fenomena lensa mikro dimana gravitasi satu bintang memfokuskan cahaya dari objek yang jauh ke Bumi.
Keuntungannya, lensa mikro bekerja sangat baik untuk objek jauh, sehingga bisa dikatakan sangat ideal untuk perburuan planet di galaksi lain. Secara teori, sangat memungkinkan untuk melihat objek berukuran Bumi dengan cara ini. Namun kekurangannya adalah, lensa mikro ini relatif cepat, dimana kejadian berlangsung maksimal hanya beberapa hari. Ini tentunya membuat pengamatan jadi lebih sulit untuk diuji.
Sulit untuk bisa mengamati bintang tunggal bahkan planet, Namun sejauh ini, para astronom berhasil mengenali sejumlah bintang di Andromeda melalui cara ini. Selain itu perencanaan untuk mengamati lebih banyak bintang pun tinggal hanya selangkah lagi.
Tapi, di tengah semua perencanaan itu, ada sebuah berita baru.
Cahaya dari salah satu bintang di Andromeda menunjukan perubahan yang menjadi petunjuk keberadaan objek lain yang mengorbit si bintang.
 M31, Galaksi Andromeda. Kredit : Robert Gendler / APOD
M31, Galaksi Andromeda. Kredit : Robert Gendler / APOD
Dan hasil analisis Ingrossso dan rekan-rekannya menunjukan kalau objek tersebut memiliki massa sekitar 6 massa Jupiter. Objek ini sedang menuju ke area klasifikasi sebagai bintang katai coklat. Namun ia juga masih berada dalam area sebagai sebuah planet.
Jika ia adalah planet, maka inilah planet extra-galaktik yang pertama.
Sumber : Technology Review

Lubang Hitam Yang Bergerak Berlawanan Arah

Alam semesta menyimpan misteri yang sangat besar. Ini tak bisa dipungkiri. Bahkan walaupun hasil pengamatan telah membawa manusia pada pemahaman akan alam semesta, selalu saja ada sesuatu yang membawa manusia untuk melihat setiap kejadian di alam semesta itu unik dan bahkan mengejutkan.
Kali ini cerita itu datang dari lubang hitam. Ia seakan menantang pemahaman manusia dan membawa kita untuk melihat dari cara yang bertentangan dengan pemahaman konvensional. Hasil penelitian terbaru menunjukan kalau lubang hitam supermasif yang berputar berlawanan arah ternyata bisa menghasilkan jet gas yang sangat kuat dan ganas. Hasilnya, implikasi pada perubahan galaksi berdasarkan waktu akan dapat terjadi.
Apa yang terjadi di seluruh galaksi, tak bisa tidak sangat bergantung pada apa yang terjadi di area pusat yang kecil tempat lubang hitam berada.
Pergerakan Lubang Hitam
Lubang hitam supermasif dan jet atau semburan yang muncul. Kredit : NASA
Lubang hitam di alam semesta merupakan distorsi ruang dan waktu yang sangat besar dengan gravitasi yang juga demikian besar sehingga cahaya tak dapat lolos darinya. Selama lebih dari satu dekade, para astronom telah mengetahui bahwa semua galaksi termasuk Bima Sakti dihuni oleh lubang hitam supermasif yang bernilai milyaran massa Matahari. Lubang hitam  dikelilingi dan diberi makan oleh piringan gas dan debu yang dikenal sebagai piringan akresi. Dan terdapat aliran jet yang luar biasa kuat muncul dari bawah dan atas piringan seperti laser ada angin yang sangat kuat bertiup dari piringan itu sendiri.
Dalam pergerakannya, lubang hitam bisa bergerak searah dengan gerak piringan (lubang hitam prograde) atau berputar berlawanan arah putaran piringan yang dikenal sebagai lubang hitam retrograde. Selama beberapa dekade, para astronom meyakini semakin cepat putaran lubang hitam maka semakin kuat juga jet yang dihasilkannya. Namun ternyata ada masalah lain yakni model paradigma putaran. Dalam penelitian pada lubang hitam, ditemukan juga lubang hitam prograde yang tidak memiliki semburan aka jet tersebut.
David Garofalo dari NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, Calif dalam penelitian yang ia lakukan selama ini telah mencoba mengajukan model lain dari lubang hitam, yakni lubang hitam retrograde. Dalam penelitiannya si lubang hitam retrograde memiliki jet yang sangat kuat sedangkan lubang hitam prograde hanya memiliki jet yang lemah atau tak ada sama sekali.

Bukti Pengamatan

Teori yang diajukan Gorofalo hanya akan jadi teori jika tidak ada pengamatan yang menghubungkan keduanya. Untuk menghubungkan keduanya, pengamatan galaksi dilakukan pada jarak yag berbeda-beda dari Bumi. Pencarian dilakukan pada galaksi “radio yang keras” dan memiliki jet maupun galaksi “radio tenang” yang memiliki jet lemah atau tidak sama sekali. Istilah radio ini muncul karena jet yang muncul pada umumnya menembakan berkas cahaya dalam bentuk gelombang radio.
Hasilnya menunjukkan galaksi radio-keras yang berada lebih jauh ditenagai oleh lubang hitam retrograde sementara obyek radio-tenang yang relatif dekat justru berasal dari lubang hitam prograde. Menurut tim ini, lubang hitam supermasif berevolusi seiring waktu dari gerak retrograde ke gerak prograde. Dengan model yang baru ini, paradoks dari paradigma putaran yang ada bisa diselesaikan. Bahkan menurut David Meier dari JPL, “semua jadi sesuai dengan porsinya masing-masing”.
Lubang Hitam Retrograde
Lantas mengapa lubang hitam dengan putaran yang berlawanan arah memiliki jet yag lebih kuat?
Hal ini tampaknya disebabkan oleh ruang yang lebih besar yang ada antara lubang hitam dan tepi bagian dalam piringan yang sedang mengorbit. Celah yang ada memberi ruang yang lebih besar untuk membentuk medan magnetik yang merupakan bahan bakar dari jet. Ide ini dikenal sebagai konjektur Reynold.
Bayangkan saat kamu mendekati kipas angin lebih dekat. pada saat itu kam bergerak dengan arah rotasi yang sama dengan si kipas angin, tentunya semua akan jadi lebih mudah. Demikian juga dengan lubang hitam. Materi yang mengorbit lubang hitam dalam piringan akan bergerak mendekat ke benda yang bergerak pada arah yang sama dibanding jika obyek lainnya itu bergerak berlawanan arah.
Evolusi Galaksi
Jet atau semburan tiba-tiba dan angin peran penting dalam membentuk nasib galaksi di alam semesta. Beberapa penelitian menunjukkan jet bisa memperlambat bahkan mencegah pembentukan bintang bukan hanya dalam galaksi tempat terjadinya jet tapi juga pada galaksi lain di dekatnya.
Jet yang muncul mengangkut sejumlah besar energi ke piggiran galaksi, menggantikan sejumlah besar volume gas antar galaktik dan bertindak sebagai agen umpan balik antara pusat galaksi dan lingkungan dalam skala besar.
Untuk bisa memahami asal mula semua ini akan menjadi kepentingan dan ketertarikan yang amat tinggi dalam astrofisika modern di masa depan.

3 Posisi Seks untuk Miss V Lebih Sempit

JAMU tradisional, teknik pijat, hingga operasi plastik menjadi solusi bagi para wanita yang mendambakan ukuran vagina yang lebih sempit agar tampil lebih garang di ranjang.

Sayangnya, banyak efek samping yang membayang-bayangi ketiga metode ini, sehingga tak sedikit wanita yang ragu untuk mencobanya.

Ternyata tak perlu operasi agar Miss V lebih sempit. Ada beberapa posisi seks yang dapat memberi sensasi seolah-olah otot Miss V “mencekik” Mr.Happy kencang-kencang.

Agar sensasinya lebih kuat, Anda juga dapat melakukan sedikit improvisasi.

1. Posisi Missionaris

Jika dalam posisi missionaris biasa wanita melebarkan kedua paha lebar-lebar, cobalah angkat kedua kaki dan letakkan di dada pasangan. Dengan posisi ini, penetrasi akan terasa lebih dalam dan Miss V terasa mencengkeram erat.

Improvisasi: Agar penetrasi terasa lebih kencang, silangkan kaki Anda sehingga kedua paha menempel. Dengan jalan masuk yang lebih sempit, si dia akan cukup kewalahan untuk menembus benteng pertahanan Anda. Tapi akan menghasilkan gesekan yang luar biasa!

2. Posisi Planking

Tahun lalu, dunia maya diramaikan dengan foto-foto iseng sejumlah orang yang melakukan aksi planking. Planking adalah berbaring tengkurap dengan posisi tubuh dan tangan lurus. Nah, Anda juga dapat mencoba posisi planking saat berhubungan seks. Dengan kedua paha yang menempel, si dia akan lebih tertantang untuk menembus gawang.

Improvisasi: Variasikan posisi ini dengan gaya doggy style. Masih dengan kedua paha menempel dan tubuh lurus, mintalah pasangan untuk mengangkat pinggul dan perut Anda hingga tubuh Anda melengkung. Miss V terasa lebih sempit, penetrasi pun bisa lebih dalam.

3. Posisi Lotus

Dalam posisi lotus, pria duduk bersila dan wanita duduk di pangkuannya saling berhadapan, kemudian kedua kaki wanita disilangkan di belakang tubuh pasangannya.

Improvisasi: Alih-alih duduk bersila, minta pasangan untuk meluruskan kedua kakinya. Begitu juga dengan Anda, luruskan kedua kaki Anda di belakang tubuh si dia. Dengan posisi ini, Anda dan pasangan akan melakukan gerakan seperti mendayung.

Seks di Pagi Hari Bikin Hari Lebih Berarti


Bercinta itu tidak mengenal waktu. Mau dilakukan pagi, siang, sore, atau malam, semuanya tetap nikmat. Asal pasangan bisa menyiasatinya dengan cara bercinta yang menggairahkan, waktu bukanlah halangan untuk mendapatkan kepuasan.

Barangkali yang membuat sedikit berbeda adalah suasana dan kondisi. Untuk seks di pagi hari, misalnya, orang cenderung masih dalam kondisi tubuh yang bugar usai beristirahat malam. Segala kepenatan dari rutinitas harian masih belum terasa. Pasangan akan melakukannya dalam kondisi fisik yang “sempurna”, kecuali lagi didera masalah atau sakit.

Aktivitas seks pagi ada keuntungan lain. Dikutip dari Times of India, beberapa hal yang didapatkan pasangan yang bercinta pagi hari adalah sebagai berikut:

Pasangan akan memulai hari dengan kondisi lebih sehat dan bahagia. Hal ini berbeda ketika melewati pagi hanya dengan segelas teh atau kopi dengan sepiring sarapan, tanpa melakukan seks. Seks akan melengkapi semangat Anda.
Seks pagi hari dapat melepaskan hormon oksitosin yang berhubungan dengan munculnya rasa cinta dan kasih sayang. Oleh karena itu, seks pagi, membantu pasangan untuk merasa terikat satu sama lain sepanjang hari. Romantis bukan?!
Seks rutin di pagi hari membantu mental Anda mendapatkan optimisme sepanjang hari.
Boleh percaya atau tidak, seks mampu memperkuat kekebalan tubuh, meningkatkan kualitas pada rambut, kulit, dan kuku. Seks di waktu pagi memberikan perlindungan lebih dini bagi tubuh.
Cukup dengan bercinta pagi sebanyak tiga kali seminggu, bisa menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Kalau mau lebih, boleh juga.

Obat Kuat Favorit Para Pria

Tidak banyak obat anti impotensi yang terjamin keamanan dan kemanjurannya. Dari pilihan yang hanya sedikit tersebut, obat yang paling disukai oleh para pria di seluruh dunia adalah yang efeknya bisa bikin ereksi sepanjang akhir pekan.

Saat ini hanya ada 4 jenis obat yang terjamin penggunaannya sebagai anti impotensi oleh Food and Drug Administration (FDA). Keempatnya adalah Cialis, Levitra, Staxyn, dan yang namanya sangat populer karena sudah ada sejak tahun 1998 yakni Viagra.

Meski paling populer, tidak berarti bahwa Viagra paling dicari pria di seluruh dunia. Obat dengan nama generik sildenafil yang diproduksi oleh Pfizer ini memang sempat menguasai pasar, namun beberapa tahun belakangan dominasinya mulai tergoyahkan.

Pada Maret 2011, data IMS Health mencatat Viagra hanya mampu menguasai 39 persen pasar obat anti lemah syahwat. Tadalafil yang dikembangkan oleh GlaxoSmithKline dan dipasarkan oleh Eli Lilly dengan merek Cialis justru sukses mengambil alih dominasi pasar Viagra dengan 41 persen.

Meski tercatat sebagai pelopor obat anti impotensi golongan PDE-5 inhibitor, Viagra (sildenafil) akhirnya harus menyerah pada pesaingnya yakni Cialis (tadalafil). Bukan tanpa alasan, dalam beberapa hal Cialis memang punya kelebihan dibanding Viagra.

Saat memakai Viagra, pria-pria yang mengalami impotesi harus minum obat setiap kali mau bercinta dan efeknya akan hilang dalam 4 jam berikutnya. Sementara dikutip dari WebMD, Jumat (15/3/2012), Cialis bekerja sedikit lebih lambat namun efeknya bisa bertahan hingga 36 jam!

Bagi yang tidak butuh efek terlalu lama, Cialis juga menyediakan lebih banyak pilihan dosis. Jika efek selama 36 jam bisa didapat dengan dosis 10 mg dan 20 mg, maka dengan dosis yang lebih rendah yakni 2,5 mg dan 5 mg durasi efeknya akan sama seperti Viagra yakni untuk sekali bercinta.

Berkat efeknya yang lebih tahan lama, Cialis sebenarnya sudah menggeser dominasi Viagra sejak 2005 khususnya di Prancis. Di negara tersebut, Cialis cukup populer dengan julukan 'Le Weekender' atau si pelengkap akhir pekan sebab efeknya bisa bertahan sepanjang libur akhir pekan.

9 Efek Seks di Tubuh Anda


Melakukan seks secara rutin bukan hanya ritual suami istri semata. Di balik itu, seks aman, juga meninggalkan manfaat bagi tubuh Anda. Tidak hanya satu, tapi banyak efek yang akan Anda rasakan. Berikut ini sejumlah manfaat seks untuk kebaikan tubuh Anda:

1. Meningkatkan kesehatan jantung. Pria yang melakukan seks minimal dua kali seminggu memiliki jantung yang lebih sehat. Risiko terkena serangan jantung jadi lebih lebih rendah dibanding yang hanya bercinta sekali dalam sebulan. Demikian menurut sebuah studi.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh. Kalau Anda rutin bercinta, antibody immunoglobulin A (IgA) turut menguat. Ini yang membuat Anda lebih tahan terhadap gangguan pilek dan demam.

3. Mengurangi stres. Seks akan memperbaiki mood Anda. Hormon dopamin dan serotinin akan lebih banyak diproduksi dan dapat mengatasi stres serta membuat lebih bahagia.

4. Meredakan rasa sakit. Seks memicu keluarnya hormone oksitosin yang berperan sebagai pengurang rasa sakit. Jadi kalau Anda merasa sakit kepala atau nyeri lainnya, jangan heran bila mendadak seperti teralihkan rasa sakit itu ketika bercinta.

5. Menambah umur. Saat Anda orgasme, hormon dehydroepiandrosterone dilepaskan. Hormon ini berperan sebagai zat kekebalan tubuh, memperbaiki jaringan, dan membuat kulit sehat. Sebuah studi mengatakan, pria yang orgasme minimal dua kali seminggu berumur lebih panjang dari yang orgasme hanya sesekali dalam beberapa minggu.

6. Melancarkan sirkulasi darah. Seks menyebabkan detak jantung meningkat dan aliran darah lebih deras. Artinya, makin banyak darah segar didistribusikan ke organ dan sel. Tubuh juga akan mengusir racun dan juga badan terasa agak letih setelah permainan.

7. Memperbaiki kualitas tidur.Setelah bercinta, pikiran menjadi lebih rileks. Saat tubuh mengalami kelelahan dengan pikiran yang santai, tidur pun terasa lebih nyenyak.

8. Membakar kalori leboh banyak. Seks sama saja seperti Anda berolahraga. Banyak kalori yang akan terbakar selama bercinta. Satu kali sesi bisa membakar 80 kalori. Itu belum ditambah foreplay yang Anda lakukan bersama pasangan.

9. Meningkatkan hormon estrogen dan testosteron. Bercinta akan meningkatkan hormon testosteron pada pria dan estrogen pada wanita. Testosteron berperan memengaruhi libido, menjaga kesehatan jantung, dan menngkatkan kerja otot serta tulang. Bagi wanita, estrogen berperan melindungi jantung dan mengatur aroma tubuh.
 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.