Jumat, 20 April 2012

Barca Keok di Bridge

Spoiler for 1:

Spoiler for 2:

LONDON - Dominasi Barcelona sepanjang pertandingan harus berujung kekalahan. Gol tunggal Didier Drogba memberikan kemenangan penting 1-0 Chelsea pada leg pertama semi final.

Menjamu Barca di Stamford Bridge, Kamis (19/4/2012), pelatih Roberto Di Matteo hanya mengandalkan Didier Drogba di lini depan, dengan sokongan Juan Mata di lini kedua.

Sementara di kubu Barca, pelatih Pep Guardiola mencadangkan Gerard Pique dan memilih Javier Mascherano untuk berduet dengan Carles Puyol di jantung pertahanan. Di lini depan, Pep mempercayakan Cesc Fabregas, Alexis Sanchez dan tentunya Lionel Messi.

Unggul dalam penguasaan bola, gawang Barca malah lebih dulu terancam. Pada menit ke-3, Petr Cech mengirim umpan jauh yang diterima Drogba. Sayang, kontrol bola striker Pantai Gading ini masih terlalu deras, sehingga bola berhasil diamankan Victor Valdes.

Barca langsung merespon dengan sebuah peluang emas dari Sanchez di menit ke-7. Menerima umpan terobosan lambung Andres Iniesta, Sanchez yang lolos dari jebakan offside, mencungkil bola melewati Cech. Sial, bola masih membentur mistar gawang.

Gelombang tekanan Barca kembali datang pada menit ke-17. Messi melewati hadangan tiga pemain Chelsea untuk merangsek ke kotak penalti dan mengirim umpan ke Iniesta.

Gelandang elegan Spanyol itu langsung menyambutnya dengan sepakan keras yang masih mampu diblok Cech. Bola muntah mengarah ke Fabregas. Tapi sayangnya, tendangan mantan gelandang Arsenal ini tidak sempurna sehingga bola gagal meluncur ke gawang.

Barca kian asyik mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang. Pada menit ke-27, Fabregas sukses melewati penjagaan Gary Cahill dan melepas tembakan keras namun masih digagalkan Cech.

Satu menit berselang, Cech kembali melakukan aksi penyelamatan gemilang. Kali ini, kiper nomor satu Republik Ceska sukses mementahkan sundulan keras Messi yang menyambut umpan Sanchez.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Blaugrana kembali menebar terror. Messi sukses memenangi duel kontra Obi Mikel dan langsung mengirim umpan ke Fabregas yang menyambutnya dengan sontekan manis melewati penjagaan Cech. Namun apesnya, bola yang tengah meluncur ke gawang kosong sukses di sapu Ashley Cole.

Saat babak pertama diperkirakan bakal berakhir 0-0, Chelsea membuat kejutan di masa tambahan waktu. Berawal dari serangan balik cepat, Ramires mengirim umpan silang ke Drogba yang sukses melepaskan tembakan untuk membobol gawang Valdes. Chelsea menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0.

Bertekad mengejar defisit, Barca langsung mengambil inisiatif serangan di babk kedua. Masuk menit ke-52, fullback Adriano Correia melakukan overlap dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, lagi-lagi Cech tampil brilian dalam menghalau bola.

Lima menit berselang, peluang emas kembali gagal dimanfaatkan para punggawa Barca. Kali ini giliran Sanchez yang gagal memaksimalkan umpan matang Fabregas. Tembakan Sanchez yang dikawal tiga pemain Chelsea, hanya tipis di sisi gawang.

Memasuki satu jam laga, Barca masih terus menekan Chelsea. Lionel Messi beberapa kali menebar ancaman baik itu lewat aksi individu maupun tendangan bebas. Namun, sejauh ini barisan belakang The Blues masih cukup disiplin dalam menggagalkan setiap aksi pemain terbaik dunia tiga kali itu.

Pada menit ke-70, Messi diganjal Ramires tepat di luar garis penalti. Tendangan bebas dieksekusi Xavi, namun bola hanya melintas di atas mistar Cech.

Chelsea yang tertekan sepanjang babak kedua, punya peluang di menit ke-80. Drogba memimpin serangan balik cepat. Sayang, umpan terobosan Drogba dari tengah lapangan gagal dikejar Kalou yang mendapat kawalan Masherano.

Masuk lima menit akhir laga, tekanan Barca kian massif. Pada menit ke-86, Puyol nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan, memanfaatkan umpan tendangan bebas Messi. Akan tetapi, sekali lagi Cech tampil gemilang dalam menepis bola.
http://media.vivanews.com/thumbs2/2012/04/19/151662_carles-puyol--kiri--dan-didier-drogba-saat-chelsea-melawan-barcelona_641_452.jpg
Barca terus menebar teror pada tiga menit waktu tambahan. Pedro berpeluang besar menggagalkan kemenangan Chelsea di masa injury time. Apesnya, sepakan kerasnya hanya menerpa tiang gawang. Barca yang unggul penguasaan bola hingga 72%, harus menelan kekalahan pertamanya musim ini.

Dengan hasil 1-0 ini, praktis Blaugrana harus menang dengan selisih dua gol saat gantian menjamu The Blues di Camp Nou pada leg kedua, Rabu (25/4/2012) dini hari nanti. Sementara bagi Chelsea, mereka hanya butuh hasil imbang untuk bisa menuntaskan dendam tiga tahun silam dan melaju ke final.
Susunan Pemain: CHELSEA (4-2-3-1): Cech; Ivanovic, Cahill, Terry, Cole; Mikel, Meireles, Lampard; Ramires, Mata/Kalou (74’), Drogba
BARCELONA (4-3-3): Valdes; Alves, Puyol, Mascherano, Adriano; Busquets, Xavi, Iniesta; Cesc/Thiago (79’), Alexis/Pedro (66’), Messi (acf)

Lomba Balap Anak Babi Digelar di Inggris


Foto : Lomba balap babi di Devon (Orange)

Kompetisi balap lari antar anak babi digelar di Peternakan Pennywell di pedesaan Devon, Inggris. Babi-babi kecil itu melintasi rintangan-rintangan yang disediakan di jalurnya.

Warga tampak bersorak ketika babi-babinya berlomba dan saling adu cepat untuk menuju garis finish. Beberapa rintangan yang disajikan di pertandingan itu antara lain, selokan kecil dan palung yang bergelombang.

"Babi-babi ini berlomba adu cepat, para penonton juga tampak mendukung mereka yang sedang berlomba. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk menggelar aktifitas menyenangkan ini," ujar pemilik Peternakan Pennywell Chris Murray, seperti dikutip Orange, Rabu (18/4/2012).
http://farm4.static.flickr.com/3093/2612692034_f49a6cc714_o.jpg
Peternakan Pennywell merupakan peternakan khusus yang merawat anak babi dan sejumlah hewan lainnya. Peternakan itu sudah memulai aktivitasnya sejak 1992 silam.

Babi-babi yang diternakan oleh Peternakan Pennywell umumnya memiliki bobot 250 gram. Mereka dirawat sejak baru dilahirkan hingga besar.

Pennywell juga menyediakan layanan pembelian anak babi bagi masyarakat. Babi-babi kecil itu dijual seharga ratusan poundsterling dan dapat pula diekspor. Meski demikian, para pembeli harus membayar biaya administrasi untuk membeli hewan ternak itu.

Liga Champions : Chelsea Taklukkan Barca di Stamford Bridge


Big Drog: Didier Drogba celebrates after putting Chelsea a goal in front during the first half
Big Drog: Didier Drogba celebrates after putting Chelsea a goal in front during the first half


Barcelona tampil dominan kala bertanding melawan Chelsea di leg I semifinal Liga Champions. Namun demikian, mereka pulang dengan membawa kekalahan. Mereka takluk 0-1 di tangan The Blues lewat gol Didier Drogba.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, Kamis (19/4/2012) dinihari WIB, Barca mendominasi jalannya pertandingan sejak kick-off. Beberapa peluang pun didapatkan oleh skuad arahan Pep Guardiola itu.

Alexis Sanchez mendapatkan peluang di menit kesembilan. Namun, tendangan lob-nya masih mengenai mistar gawang. beberapa menit setelahnya, giliran Lionel Messi yang mendapatkan peluang.

Umpan silang dari sayap kanan disambut dengan tandukan oleh Messi. Tetapi, Cech dengan sigap menangkap bola di pojok kiri gawang.

Tiga menit menjelang babak pertama selesai, Cesc Fabregas membuat pendukung Chelsea was-was. Tetapi, sepakannya berhasil dihalau oleh Ashley Cole sebelum melewati garis gawang.

Di injury time, Drogba berbalik membuat pendukung Chelsea bersorak. Diawali sebuah serangan balik. Ramires mendapat bola di sisi kiri. Ia kemudian melepaskan crossing ke tiang jauh dan disambar Drogba jadi gol.



Deadlock broken: Drogba (centre) watches his shot beat Barcelona goalkeeper Victor Valdes (right)
Deadlock broken: Drogba (centre) watches his shot beat Barcelona goalkeeper Victor Valdes (right)


Barca tercatat memenangi penguasaan bola hingga 75% di babak pertama. Mereka juga mendapatkan lebih banyak shots on target, yakni 10 berbanding 4, namun Chelsea-lah yang akhirnya unggul di babak pertama.

Tekanan Barca tetap tidak berubah di babak kedua. Namun, 'Si Biru' memasang pertahanan rapat, yang Messi sekali pun kesulitan membongkar dengan dribling-nya.

Pada menit ke-50, Adriano mendapatkan peluang setelah melewati beberapa pemain Chelsea. Sial bagi Adriano, tembakannya masih bisa ditepis oleh Cech.

Enam menit berselang, Fabregas mengirimkan umpan kepada Alexis. Namun, usaha yang dilakukan Alexis lagi-lagi gagal. Tendangan pemain asal Chile itu melebar di sebelah gawang Cech.

Empat menit menjelang laga usai, Cech kembali menunjukkan aksi penyelamatan. Tandukan Puyol dari jarak dekat berhasil ditepis olehnya. Meski mengepung pertahanan Chelsea, Barca masih belum bisa membobol jala tuan rumah.

Di penghujung laga, tendangan Pedro Rodriguez dari sisi kiri lapangan masih mengenai tiang gawang. Bola muntah langsung disambar oleh Sergio Busquets, namun tendangannya melambung. Usaha terakhir Barca itu tetap tak bisa membobol gawang Chelsea.

Susunan Pemain

Chelsea: Cech; Ivanovic, Cahill, Terry, Cole; Lampard, Mikel, Meireles, Ramires (Bosingwa 88), Mata (Kalou 74); Drogba.

Barcelona: Valdes; Alves, Mascherano, Puyol, Adriano; Xavi (Cuenca 87), Busquets, Iniesta; Alexis (Pedro 66), Messi, Fabregas (Thiago 78).



Can't catch me: Barcelona magician Lionel Messi (left) leaves Chelsea's Mikel (floor) for dead
Can't catch me: Barcelona magician Lionel Messi (left) leaves Chelsea's Mikel (floor) for dead


Ketika Dominasi Barca Jadi Tak Berarti

Secara kasat mata dan dari catatan statistik, dominasi Barcelona atas Chelsea tak bisa dibantah. Namun demikian, dominasi yang dipertontonkan Barca itu pada akhirnya tak berarti.

Tak berarti lantaran Barca yang dominan itu justru menelan kekalahan. Ketika Lionel Messi dkk. tengah asyik-asyiknya mengepung pertahanan, sang tuan rumah malah berhasil mencuri serangan balik hingga akhirnya Didier Drogba sukses membobol gawang Victor Valdes.

Sebagai catatan, itulah satu-satunya shot on target Chelsea dalam pertandingan ini.

Barca dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Chelsea. The Blues hanya punya lima percobaan untuk mengancang gawang sepanjang laga. Sementara Los Cules punya 24 percobaan, di mana enam di antaranya tepat sasaran. Bahkan di babak kedua, Chelsea sama sekali tidak melepaskan tembakan.

Beberapa peluang Barca mentah di tangan Petr Cech dan ada dua yang mengenai tiang gawang, yakni tendangan Alexis Sanchez di menit kesembilan dan sepakan Pedro Rodriguez di menit ke-90.


Head boy: Messi leaps to strike a rare header on goal but saw his effort saved
Head boy: Messi leaps to strike a rare header on goal but saw his effort saved


Ball possession pun relatif timpang. Barca memenangi 75%, sementara 25% sisanya menjadi milik Chelsea. Barca melepaskan 402 operan sepanjang laga, sedangkan Chelsea hanya 103.

Ketika pertahanan Chelsea tak kunjung tembus, Pep Guardiola pun memilih untuk memasukkan kaki-kaki yang lebih segar, seperti Pedro Rodriguez dan Thiago Alcantara di babak kedua. Tapi, tetap saja tak mampu menembus barisan bek dan gelandang Chelsea yang tampil rapi.

Cech sendiri layak mendapatkan pujian lantaran membuat beberapa penyelamatan penting. Dilansir oleh Soccernet, kiper asal Republik Ceko itu tercatat melakukan lima saves sepanjang pertandingan.


Pulling the strings: Messi picks a pass for the visitors on a rare quiet night for the Argentina superstar
Pulling the strings: Messi picks a pass for the visitors on a rare quiet night for the Argentina superstar

Pep Terima Kekalahan Barca

Mendominasi jalannya laga dan menciptakan banyak peluang, Barcelona akhirnya harus takluk dari Chelsea. Pep Guardiola mengakui secara jantan hasil itu dan bertekad membalas di Camp Nou pekan depan.

Bertandang ke Stamford Bridge, Kamis (19/4/2012) dinihari WIB, Barca langsung menyerang sejak menit awal demi meraih kemenangan di leg pertama semifinal Liga Champions.

Tapi ketangguhan Petr Cech dan juga tiang gawang mementahkan segala peluang Barca, yakni tendangan Alexis Sanchez di menit kesembilan dan sepakan Pedro Rodriguez di menit ke-90.

Chelsea yang malah tertekan sukses mencuri gol lewat Didier Drogba di penghujung babak pertama, yang juga adalah satu-satunya shot on target mereka di laga itu.

Tak hanya soal peluang, ball possession pun relatif timpang. Barca memenangi 75%, sementara 25% sisanya menjadi milik Chelsea. Barca melepaskan 402 operan sepanjang laga, sedangkan Chelsea hanya 103.

Melihat statistik itu Pep menilai sulit melawan Chelsea yang bermain super defensif dan hanya melakukan serangan lewat counter attack. Meski begitu Pep mengaku jika hal seperti ini adalah wajar terjadi dalam kompetisi seketat Liga Champions.

"Ketika Anda menempatkan 10 pemain di dalam kotak penalti, itu tidaklah mudah. Mereka hanya punya satu kali serangan balik dan mereka bisa mencetak gol," tukas Pep seperti dilansir Sky Sports.

"Ini adalah jenis tantangan yang biasa Anda akan dapatkan di semifinal Liga Champions - kami menerima itu dan kami akan mencoba mengatasinya," sambungnya.

"Kami harus mencari cara lain untuk membuat peluang. Pertahanan mereka sangat dalam dan kami harus mencari sedikit inspirasi dan banyak bersabar. Kami membuat banyak peluang," tuntasnya.

Foiled: Cesc Fabregas (right) is beaten to the ball by Chelsea goalkeeper Cech
Foiled: Cesc Fabregas (right) is beaten to the ball by Chelsea goalkeeper Cech

So close: Fabregas (left) saw this shot beat Cech but hacked off the goal-line by Ashley Cole
So close: Fabregas (left) saw this shot beat Cech but hacked off the goal-line by Ashley Cole

Getting to grips: Drogba and Barca defender Javier Mascherano share a debate on the pitch
Getting to grips: Drogba and Barca defender Javier Mascherano share a debate on the pitch

Out of reach: Gary Cahill (left) stretches to reach a corner during a rare Chelsea attack
Out of reach: Gary Cahill (left) stretches to reach a corner during a rare Chelsea attack
Delirium: Drogba celebrates with team-mate Juan Mata (right) as the Stamford Bridge crowd go mad Delirium: Drogba celebrates with team-mate Juan Mata (right) as the Stamford Bridge crowd go mad

OTW Animasi Asal Kota Gudeg




Animasi besutan mahasiswa Jogjakarta siap bertarung dengan sejumlah karya mahasiswa se-Asia dan Eropa. Berjudul OTW (on the way), animasi berdurasi tiga menit ini diharapkan mengharumkan kota Gudeg dan tentunya Indonesia di kancah internasional.

Adalah tim dari Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), yang menggarapnya. Konsepnya unik, yakni paper stop motion dimana tayangan animasi memanfaatkan properti seperti mainan boneka kertas.
http://images01.olx.co.id/ui/11/62/84/1304783867_197585884_2-TANAH-DI-JUAL-PUSAT-KOTA-YOGYAKARTA-INVESTASI-MENARIK-DI-KOTA-GUDEG-Yogyakarta.jpg

Ceritanya pun sederhana saja. Dibuka dengan adegan khas mirip serial Mr. Bean, seorang pria jatuh dari langit dan terdampar di Jogja. Pria bule ini lantas diajak berkeliling Jogja menggunakan becak. Sambil berkeliling, pengemudi becak berdialog dengan turis, memperkenalkan tempat-tempat menarik.

Alunan musik tradisional memainkan lagu anak-anak Naik Becak dan Lir Ilir menjadi latar adegan animasi. Warna-warni cerah yang ditampilkan paper stop motion pun menambah daya tarik karya para mahasiswa ini. Pada intinya, OTW mengisahkan indahnya keberagaman bangunan di Jogja, yang kebanyakan adalah peninggalan orang Eropa.
http://obyektif.com/pict/22814878gudeg%20yogya.jpg

OTW akan dilombakan dalam ajang Asia-Europe Short Films Contest yang digelar Asia-Europe Foundation, organisasi yang berpusat di Singapura. Interaksi Asia dan Eropa dari segi budaya, seni, pendidikan dan lingkungan menjadi tema wajib ajang ini.

KEREN .... Rumah Kaca Menakjubkan di London

1Incredible Glass Penthouse in London
2Incredible Glass Penthouse in London
3Incredible Glass Penthouse in London


Rumah Kaca Menakjubkan di London
4Incredible Glass Penthouse in London
5Incredible Glass Penthouse in London
6Incredible Glass Penthouse in London
7Incredible Glass Penthouse in London

Rumah Kaca Menakjubkan di London

8Incredible Glass Penthouse in London
9Incredible Glass Penthouse in London
13Incredible Glass Penthouse in London


Rumah Kaca Menakjubkan di London

18Incredible Glass Penthouse in London

KEREN .... Rumah Kaca Menakjubkan di London


KEREN .... Rumah Kaca Menakjubkan di London

HAPPY ENDING si bocah berkaki EMPAT

Meet 8 year old Deepak Kumar from India. He was born with some body parts of his parasitic twin attached to his chest. The locals think that he is the devil in a human body and call him octopus boy. His parents and volunteers saved the money for him and the extra body parts have been surgically removed.
The photos are not very pleasant to see though.

1A Tragic Deformity With a Happy Ending
2A Tragic Deformity With a Happy Ending
3A Tragic Deformity With a Happy Ending
4A Tragic Deformity With a Happy Ending
5A Tragic Deformity With a Happy Ending
6A Tragic Deformity With a Happy Ending
7A Tragic Deformity With a Happy Ending
8A Tragic Deformity With a Happy Ending
9A Tragic Deformity With a Happy Ending
 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.