5 Jembatan Puncak Pohon yang Mengagumkan

Senin, 16 April 2012

Share This Article On :
“Jembatan puncak pohon” atau dalam bahasa Inggrisnya Treetop walkways atau canopy walkways adalah jembatan-jembatan yang tergantung di antara dan di dalam kanopi sebuah hutan, dan hampir semuanya terhubung oleh  platform-platform di dalam atau di sekitar pepohonan. Lantas, apa kanopi itu? Secara garis besar, kanopi adalah dunia dedaunan yang berada di ketinggian 100 kaki (30 m) dari atas tanah, terbentuk oleh cabang-cabang dan dedaunan pohon-pohon hutan hujan yang saling tumpang tindih. Jadi, jembatan kanopi atau treetop walkways atau jembatan puncak pohon ini adalah hamparan jalan di antara pepohonan hutan. Jembatan tersebut asalnya dimaksudkan sebagai akses ke wilayah-wilayah bagian atas di hutan-hutan kuno untuk para ilmuwan yang melakukan penelitian kanopi. 

Kini, jembatan-jembatan tersebut berfungsi sebagai atraksi pariwisata alam, yang menjadi semakin popula di seluruh dunia. Berikut uniknya.com memperkenalkan jembatan-jembatan kanopi mengagumkan yang ada di seluruh dunia.

1. Jembatan Kanopi Lembah Danum, Malaysia



Jembatan Kanopi Lembah Danum, Malaysia




Jembatan kanopi yang mengagumkan ini adalah salah satu yang terbaik di dunia dimana kamu bisa menjelajahi kanopi cagar alam hutan di Danum, Sabah, Pulau Borneo. Terletak di dalam sebuah cagar alam hutan seluas 348 km persegi (134 mil kuadrat), tidaklah mudah untuk sampai ke hutan ini karena akan memakan waktu 2-3 jam dari kota Lahat Datu, pesisir timur Sabah, dengan menggunakan kendaraan roda empat. Cagar alam hutan ini juga merupakan salah satu yang paling asri, dimana hutan ini merupakan lembah tropis rimbun yang kaya akan flora dan fauna unik. Area ini juga dikenal sebagai salah satu ekosistem paling kompleks di dunia yang memenuhi semua jenis flora dan fauna. Untuk benar-benar merasakan pengalaman berjalan di atas jembatan kanopi mengagumkan dan Lembah Danum ini, kamu harus memesan tempat terlebih dahulu di penginapan bernama Borneo Rainforest Lodge yang merupakan salah satu tempat peristirahatan mewah dan unik di tengah-tengah hutan tropis tersebut. Bagi para pengamat burung, mereka pastinya akan menikmati jembatan kanopi sepanjang 300 meter (985 kaki) dan setinggi 27 meter (90 kaki) ini, dengan mengintip kehidupan burung di dalamnya. Jembatan ini dirancang dan dibangun “ramah bagi pohon” tanpa memasang kabel-kabel baja apa pun secara langsung ke pepohonan. Juga, persimpangan tiga tingkat menjadikannya salah satu jembatan paling unik di dunia.

2. Baumwipfelpfad, Jerman



Baumwipfelpfad, Jerman




Dibuka dua tahun lalu di Neuschonau, Bavaria, Jerman, jembatan puncak pohon ini adalah yang terpanjang,1300 meter (4250 kaki), dan membawa kamu ke pengalaman mengesankan di atas ketinggian 25 meter (80 kaki) di atas puncak pohon. Jembatan ini berujung di sebuah kubah berbentuk oval, dengan ketinggian 44 meter (145 kaki). Tangga berbentuk spiral 360 derajat di sekitar kubah tersebut menawarkan pemandangan-pemandangan alam sekelilingnya yang mempesona. Saat cuaca cerah, kamu bisa melihat Puncak Gunung. Jembatan atas pohon ini adalah sebagian dari  area hutan terbesar yang dilindungi di Eropa tengah – Taman Nasional Hutan Bavaria, yang juga merupakan taman nasional pertama di Jerman.

Beberapa stasiun petualangan ditempatkan di sepanjang jembatan termasuk sebuah papan kayu kecil yang memperingati para pengunjung untuk selalu seimbang di atas jembatan tersebut. Rintangan-rintangan ini disertai dengan jaring keselamatan dan menawarkan sebuah pemandangan daratan di bawah 50 kaki. Kubah observasi dibentuk seperti sebuah telur raksasa. Sesampai di puncak, kamu bisa melihat pemandangan spektakuler.

3. Jembatan Kanopi Kaku, Ghana



Jembatan Kanopi Kaku, Ghana




Berlokasi di Taman Nasional Kakum, negara Ghana, jembatan satu-satunya di Afrika ini tergantung di ketinggian 100 kaki (30 meter) di atas tanah, menawarkan kamu apa yang benar-benar dilihat oleh mata burung terhadap pemandangan hutan ini. Pada ketinggian ini, kamu tidak perlu ahli mengenali pola-pola warna burung tropis ketika mereka beterbangan di atas kamu.

Jalan Kanopi ini memiliki 7 jembatan dan memiliki panjang 330 meter (1080 kaki). Jalan ini diamankan oleh serangkaian jaring dan kabel keselamatan. Platform observasi tambahan yang mengijinkan para pengunjung untuk mendaki kanopi tanpa harus melewati Jembatan Kanopi ini sedang dibangun. Jembatan Kanopi ini dibangun oleh dua orang Kanada dari kota Vancouver.

4. Jalan Puncak Pohon Xstrata, Inggris



Jalan Puncak Pohon Xstrata, Inggris




Jalan Puncak Pohon Xstrata atau Xstrata Treetop Walkway di Taman Kew yang dibuka bulan Mei 2008 dan berketinggian 18 meter (60 kaki), menawarkan para pengunjung kesempatan menjelajahi kanopi pepohonan tersebut dan melihat pemandangan-pemandangan agung di seberang London termasuk London Eye (roda observasi), yang dirancang oleh arsitek sama (Para Arsitek Marks Barfield).

Tidak ada jalan puncak pohon lainnya yang dimulai dari bawah tanah, seperti treetop walkway ini, namun masuk akal apabila kita pelajari akar pohon tersebut sebelum naik ke puncak pohonnya. Akar-akar ini merupakan bagian dari satu pohon namun akar tersebut tidak dapat terlihat animatronics (lihat keterangannya di wikipedia) dan pahatan perak menakjubkan dari akar-aka pohon tersebut. Xstrata Treetop Walkway dapat menampung 3000 pengunjung per harinya dan berkepanjangan 200 meter (650 kaki).

5. Sky Walk, Costa Rica



Sky Walk, Costa Rica




Sky Walk adalah sebuah kombinasi yang benar-benar dipikirkan secara matang antara jembatan-jembatan gantung dan jalan-jalan kecil di sepanjang hutan tropis Monteverde. Jembatan-jembatan ini menjangkau tebing-tebing dan drainase-drainase, dan membawa para pengunjung berhadapan langsung dengan tingkat kanopi hutan bagian atas.

Ada enam jembatan, yang terpanjang merentang 984 kaki (300 meter). Panjang dari setiap jalan kecil ini adalah sekitar satu mil setengah (2,5 kilo meter), sehingga membuat tur ini sangat mudah dijalani untuk siapa pun. Pendakiannya tidak berat atau pun berlumpur, karena jalan-jalan kecil ini dipelihara dengan baik dan secara keseluruhan sangat datar. Para pemandu setempat akan menemani di setiap tur dan membantu para pengunjung mempelajari tanaman pribumi dan spesies binatang di sana. Karena kapasitas maksimal 12 orang per jembatan, maka kamu harus memesan dulu, khususnya di bulan Juli dan Agustus dan dari Desember sampai Mei. (**)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.