Jumat, 04 Mei 2012

Share This Article On :
Paus atau lodan (khusus yang bergigi dan bukan berukuran kecil) adalah sekelompok mamalia yang hidup di lautan. Sebutan “paus” diberikan pada anggota bangsa Cetacea yang berukuran besar. Paus bukan tergolong dalam keluarga ikan. Berikut ini adalah paus terberat yang menguasai lautan di seluruh dunia:

1. Paus Biru – Berat rata-rata 110.000 kg
Paus Biru (Balaenoptera musculus) adalah mamalia laut yang masuk kedalam subordo paus balin. Panjangnya mencapai lebih dari 33 meter dan memiliki massa 181 ton metrik atau lebih. Binatang ini dipercaya sebagai hewan terbesar yang pernah ada. Panjang dan langsing, tubuh paus biru dapat bervariasi keteduhan kelabu kebiruannya. Seperti dengan paus balin lain, pola makannya berisi secara pokok crustacea kecil yang dikenal sebagai krill, yang sama baiknya dengan ikan kecil dan cumi-cumi.
Paus biru sangat berlimpah di hampir seluruh samudra hingga memasuki abad 20. Selama lebih dari 40 tahun paus-paus tersebut diburu sampai mendekati kepunahan dengan adanya perburuan paus hingga dilindungi oleh komunitas internasional pada tahun 1966. Sebuah laporan tahun 2002 memperkirakan ada 5.000 sampai 12.000 paus biru di seluruh dunia yang lokasinya terbagi dalam sedikitnya lima kelompok. Kebanyakan riset saat ini memberi perhatian terhadap subspesies paus biru kerdil yang mungkin dibawah perkiraan. Sebelum perburuan paus, populasi terbesar berada di Antartika, dengan jumlah diperkirakan 239.000 (mencapai 202.000 hingga 311.000). Sisanya yang hanya sebagian kecil (sekitar 2.000) mengkonsentrasikan di setiap kelompok Pasifik timur laut, Antartika, dan Samudra Hindia. Ada dua lebih kelompok di Samudra Atlantik utara dan sedikitnya dua di Belahan Selatan.



Paus Biru




2. Paus Pasifik Utara - Berat rata-rata 60.000 kg
Paus Pasifik Utara (Eubalaena japonica) adalah salah satu paus dalam subordo paus balin yang kini masuk ke dalam spesies sangat langka dan terancam punah. Sub-populasi dari paus ini terdapat di Timur Laut Pasifik, yang jika di musim panas terdapat di Laut Bering tenggara dan Teluk Alaska, dengan kisaran populasi mungkin tidak lebih dari 50ekor saja. Sebelum perburuan paus Pasifik Utara (yaitu pra-1835) populasinya mencapai mungkin lebih dari 20.000 ekor.



Paus Pasifik Utara




3. Paus Pasifik Selatan- Berat rata-rata 58.000 kg
Ikan paus selatan (Eubalaena australis) adalah juga termasuk subordo paus balin, salah satu dari tiga spesies yang diklasifikasikan sebagai paus genus Eubalaena. Seperti paus lainnya, ikan paus selatan ini mudah dibedakan dari orang lain melalui callosities di atas kepalanya, tanpa sirip punggung, dan mulut melengkung panjang yang dimulai di atas mata. Kulitnya berwarna abu-abu yang sangat gelap atau hitam, kadang-kadang dengan beberapa bercak putih pada perut. Callosities paus kanan itu tampak putih karena koloni besar cyamids (kutu ikan paus). Paus jenis ini hampir tidak bisa dibedakan dari Atlantik Utara dan Pasifik Utara.



Paus Pasifik Selatan




4. Paus Sirip - Berat rata-rata 57.000 kg
Paus Sirip (Balaenoptera physalus) adalah mamalia laut yang masuk kedalam subordo paus balin. Paus ini, memiliki panjang hampir sepanjang 27meter, adalah paus terbesar kedua dan binatang terbesar kedua di dunia setelah paus biru.
Paus sirip adalah paus yang berpostur panjang dan langsing. Tubuh paus sirip berwarna abu-abu kecoklatan tetapi bagian permukaan bawah lebih terang. Terdapat 2 subspesies: paus sirip utara di Atlantik utara dan paus sirip Antartika di samudera daerah selatan. Paus ini dapat ditemui di semua samudera utama dunia, dari daerah kutub sampai lautan tropis. Paus ini tidak dapat ditemui di perairan ber-es seperti di Kutub Utara dan Kutub Selatan. Paus ini juga tidak dapat ditemui di perairan kecil yang jauh dari samudera terbuka. Populasi terbesar paus ini ditemukan di perairan hangat dan dingin. Makanan paus ini adalah ikan, cumi-cumi dan crustacea, termasuk mysidacea dan krill.
Sama seperti semua paus besar lainnya, paus sirip diburu selama abad ke-20 dan kini merupakan spesies terancam. Komisi Perpausan Internasional (IWC) mengeluarkan larangan perburuan paus ini, tetapi Islandia dan Jepang tetap menyatakan keinginannya untuk melakukan perburuan. Beberapa msalah yang cukup mengganggu pemulihan populasi spesies ini antara lain kematian yang disebabkan tubrukan dengan kapal dan polusi suara oleh manusia.



Paus Sirip




5. Paus Sikat Atlantik Utara - Berat rata-rata 55.000 kg
Paus sikat Atlantik Utara(Eubalaena glacialis) adalah paus balin, salah satu dari tiga spesies yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai Paus Sikat yang masuk kedalam genus Eubalaena. Sekitar 300 Paus Sikat Atlantik Utara kini hidup di samudra Atlantik Utara.(**)



Paus Sikat Atlantik Utara

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.