Jenglot dan Fakta Ilmiahnya

Minggu, 15 April 2012

Share This Article On :
Tak perlu di pungkiri lagi bahwa kepercayaan animisme dan dinamisme di indonesia ini masih melekat kuat di masyarakat yang condong kepada hal hal mistis, sebut saja jenglot sebagai salah satu dari benda benda yang dianggap mistis. "benda" berwujud seperti manusia utuh atau setengah manusia setengah hewan ini di percaya hidup dengan berbagai asal usul ceritanya. Tetapi apakah memang benda berukur belasan centimeter itu benar benar hidup?
Langsung aja, berikut adalah beberapa poin yang dapat meruntuhkan anggapan bahwa jenglot adalah mahkluk hidup:
Spoiler for Poin Pertama:
Jenglot Mempunyai DNA Manusia Tetapi Tidak Memiliki Tulang

Test rontgen dan tes DNA dari dokter Djaja Surya Atmaja, pakar DNA forensik UI memang menyatakan DNA itu adalah DNA manusia, bukan dari primata atau yang lainnya. Tentu saja hasil penelitian dari sang ahli dapat digolongkan sebagai bukti kuat.
Tetapi hasil rontgen ini juga tidak menunjukkan adanya tulang, jantung, paru paru atau bagian organ dalam manusia lainnya, tanpa organ organ ini jelas terlihat bahwa jenglot tidak sama dengan manusia.

Spoiler for Poin Kedua:
Banyaknya Bentuk-Bentuk Jenglot


Tak hanya berbentuk manusia, tetapi banyak juga jenglot yang bebentuk setengah ular, monster, ikan dll, tetapi tentu saja semuanya berukuran kecil. Kemungkinan ini adalah untuk variasi saja atau pembuat jenglot ini merasa kesusahan membuat bentuk mirip dengan manusia, jadi untuk menghindarinya cukup dengan mengganti bentuk bentuk yang gampang dibuat kaya diates gan.


Spoiler for Poin Ketiga:
Tidak Ada Bukti Jenglot Bergerak


Jenglot adalah boneka, bukan robot. Tanpa rangka tentu saja tak dapat bergerak. Hingga kini juga tak pernah ada video yang menunjukkan gerakan jenglot.

Spoiler for Poin Keempat:
Pemilik Tidak Berani Jenglotnya Dibedah

Alasannya karena tidak mau ada hal hal yang tidak baik terjadi, tetapi saat penelitian dengan bermacam macam cara dan alat tidak ada sesuatu yang ganjil dan aneh terjadi. Apakah pemiliknya takut ketahuan jika DNA dari daging dan tulang penyangga berbeda? Atau mungkin penyangganya terbuat dari bahan selain tulang, kayu mungkin. Dan juga apakah takut ketahuan jika daging dan tulang tidak melekat dengan sempurna. Tes rontgen memang tidak dapat menjelaskan ini, tapi dengan pembedahan semuanya dapat terjawab.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.