Tragis! Bantu Ayah, Bocah Tewas Tertarik ke Mesin Penghancur Kayu

Minggu, 15 April 2012

Share This Article On :

http://images.detik.com/content/2012/04/11/1148/woodchipper-wikipedia-DLM.jpg

Sungguh tragis! Seorang bocah berusia 6 tahun tewas karena tertarik ke dalam mesin penghancur kayu. Anak laki-laki ini tengah membantu ayahnya bekerja membersihkan ranting dan dahan-dahan pohon yang jatuh ke halaman.

Jeffrey Bourgeois tengah berusaha memasukkan ranting pohon ke dalam mesin penghancur kayu. Namun malang, bocah ini justru ikut tertarik ke dalam mesin. Hal ini terjadi saat ayah si bocah, Scott (39) sedang memalingkan badannya sejenak untuk mengambil ranting yang lain.

Juru bicara kepolisian setempat, Letnan J Paul Vance menyebut insiden ini sangatlah tragis. Konselor langsung didatangkan ke lokasi, tepatnya di Salem, Connecticut, Amerika Serikat untuk menenangkan keluarga korban.

"Bocah kecil ini sebenarnya hanya ingin membantu ayahnya. Kejadian ini sangat tragis dan sulit untuk diterima siapapun," tutur Paul Vance, seperti dilansir oleh Daily Mail, Rabu (11/4/2012).

Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (10/4) pagi waktu setempat di wilayah Salem, yang merupakan kota kecil dengan jumlah penduduk sekitar 4 ribu orang. Saat itu, si kecil Jeffrey bersama dua kakaknya dan juga Scott tengah membersihkan ranting-ranting pohon yang ada di lingkungan sekitar. Scott memiliki perusahaan bernama C&S Tree Removal.

"Kami memberikan konseling kepada keluarga korban. Keluarga mereka tinggal tepat di seberang kantor saya jadi saya yang pertama tiba di lokasi," tutur kepala pemadam kebakaran setempat, Eugene Maiorano, yang pertama tiba di lokasi kejadian.

Jeffrey masih duduk di bangku kelas 1 SD. Dia pernah mengikuti kejuaraan Salem Kids 1 Mile Race pada April 2011 lalu dan berhasil finish di posisi ke-45 dengan waktu 12 menit 32 detik.

Warga Salem pun merasa kehilangan atas kepergian Jeffrey. "Ini menjadi hari paling menyedihkan bagi warga Salem. Mereka adalah keluarga besar Salem, keluarga yang dikenal baik di kota ini. Perhatian dan doa kami untuk mereka," ucap pejabat setempat, Kevin Lynden.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.