Dibanding Pria, Wanita Rentan Kehilangan Gairah Seks

Sabtu, 21 April 2012

Share This Article On :
detail berita
Dia ogah diajak bercinta (Foto: Corbis)
SELAIN lebih sulit menyalakan gairah bercinta, wanita lebih rentan kehilangan gairah seks lebih tinggi dibanding pria. Kenapa bisa begitu?
 
Libido wanita dengan pria seperti diketahui memang jauh berbeda. Wanita bisa cepat kehilangan libido, sementara pria tidak pernah berhenti jika terkait urusan bercinta.
 
Untuk menjembatani perbedaan tersebut, seorang peneliti pun menyarankan usaha dalam menjaga kepentingan guna menjaga mood agar selalu menyenangkan dan menarik di dalam kamar tidur. Hal ini penting sebagai pengendali seks seorang wanita dari kurun waktu ke waktu, mengingat gairah seks pria selalu prima.

Apalagi ditemukan pula bahwa dalam skala keinginan bercinta, tingkat gairah yang dimiliki seorang wanita terus menurun setiap bulan, sehingga memungkinkan untuk mengukur gairah seks wanita hanya dari durasi berhubungan semata, seperti dilansir dari Dailymail.

Untuk penelitian ini, tingkat keinginan dari 170 pria dan wanita dimonitor dan dinilai pada Female Sexual Function Index, di mana semua peserta heteroseksual yang aktif secara seksual, mulai dari satu bulan sampai sembilan tahun lamanya. Sarah Murray yang memimpin penelitian studi tersebut mewakili semua mahasiswa di University of Guelph di Ontario, Kanada.
 
"Mulai 1,2-6,0 merupakan skala kuantifikasi dorongan seksual pada wanita, sehingga dapat ditemukan keakuratan secara khusus. Untuk setiap bulan, penambahan wanita dalam penelitian ini memiliki hubungan dengan pasangannya. Hasilnya, terlihat keinginan seksual mereka menurun sebesar 0,02, dari survei Female Sexual Function Index," kata Sarah Murray.

Menurut Live Science, temuan ini membuat ilmuwan percaya, bahwa durasi hubungan adalah prediktor yang lebih baik dari keinginan seksual daripada kepuasan di tempat tidur, atau hubungan kesehatan secara keseluruhan. Studi ini bertentangan dengan beberapa keyakinan, yaitu pria dan wanita mengalami penurunan selama beberapa bulan dan tahun mengenai seks.

”Sebaliknya, keinginan pria dalam melanjutkan agenda berhubungan seks didorong kebutuhan evolusioner bagi pria untuk menghasilkan keturunan, sementara wanita mengubah fokus mereka untuk membesarkan anak,” tutup Sarah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.