Rabu, 21 Maret 2012

Share This Article On :
Cuaca Buruk, Angin Kencang Di Maret 2012 - Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Angin kencang tersebut menghancurkan ratusan rumah warga. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan dan angin kencang masih akan terjadi hingga akhir Maret.

Beberapa wilayah timur Indonesia akan merasakan angin yang cukup kencang karena dekat dengan lintasan badai tropis. Kasubdit Informasi BMKG Hari Tirtidjatmiko memprediksi bulan ini masih berpeluang terjadi hujan dan angin kencang dengan kecepatan hanya sekitar 35–40 km/jam. Menurutnya, angin kencang terjadi akibat adanya tekanan rendah,badai tropis,atau awan cumulonimbus.

Pada daerah-daerah yang dilewati badai tropis kecepatan anginnya dapat mencapai 120 km/jam atau lebih. Wilayah Indonesia tidak dilewati badai tropis, tetapi terkena dampaknya, yakni berupa angin kencang. ”Angin kencang akibat dampak badai tropis dapat mencapai 70–90 km/jam, terutama di daerah yang berdekatan dengan lintasan badai tropis, misal Bali, NTB, NTT,”kata Hari Tirtidjatmiko kemarin.

Khusus untuk wilayah Jabodetabek, peluang hujan disertai angin kencang masih ada sampai dengan April. Kecepatan angin pada saat hujan lebat dapat mencapai 35–40 km/jam. ”Potensi hujan dan angin kencang di wilayah Jabodetabek masih dapat terjadi walaupun kecepatan anginnya hanya 35–40 km/jam,”jelasnya. Sementara itu,di Semarang sebanyak 20 rumah di Kelurahan Tambakaji,Kecamatan Ngalian, rusak parah akibat diterjang angin puting beliung, Senin (19/3) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut, tetapi kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hujan deras disertai angin di Gunungkidul dan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (19/3) malam, membuat puluhan pohon tumbang dan menimpa beberapa rumah warga. Staf Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Purwono Wiwoho menyatakan, sampai saat ini kondisi masih aman dan belum ada laporan korban jiwa serta kerugian yang sangat besar.

”Memang anginnya sangat kencang. Namun masih aman kok,”ucapnya. Angin puting beliung yang melanda Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (19/3) sekitar pukul 21.30 Wita membuat sekitar 208 rumah di tujuh kecamatan rusak. Puting beliung juga menerjang sekitar 36 rumah di Kabupaten Maros. ”Ini bencana alam, tidak ada yang bisa memprediksi kapan dan di mana akan terjadi.Warga yang mengalaminya saja tidak menduga kalau rumah mereka akan mendapatkan bencana itu,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Pangkep Syafei Yasin.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, angin puting beliung dan gelombang pasang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.”Hingga Senin malam (19/3) tercatat 86 desa di enam kabupaten/kota terkena puting beliung dan gelombang pasang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Di Kota Jambi, angin puting beliung dini hari kemarin menyebabkan sedikitnya 15 rumah rusak. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. ( helmi syarif/suharjono/ najmi s limonu/ jumardi nurdin/ant)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.