Hubungan Seks 5 Menit, Ejakulasi Dini?

Sabtu, 17 Maret 2012

Share This Article On :

Ejakulasi dini adalah ketidakmampuan seorang pria bertahan lebih lama ketika berhubungan seks sehingga menimbulkan ketidakpuasan, baik oleh istri maupun keduanya. Ejakulasi dini adalah salah satu masalah seksual yang umum diderita kaum pria dan paling sering dikeluhkan oleh para wanita.
Banyak suami atau pria yang tidak peduli dirinya telah mengalami ejakulasi dini, sampai istrinya marah akibat tidak mendapatkan kepuasan seksual. Padahal, semakin dini penanganannya maka ejakulasi dini semakin mudah disembuhkan.
Penyebab ejakulasi dini bermacam-macam, bisa karena faktor psikis dan bisa juga karena adanya penyakit. Beberapa penyakit tertentu menyebabkan tubuh kehilangan hormon serotonin yang membuat ejakulasi terjadi lebih cepat dari biasanya. Sementara faktor-faktor kejiwaan seperti stres dan kecemasan juga membuat serotonin berkurang.
Di kota-kota besar, kecendrungan ejakulasi dini juga terjadi pada kaum muda. Pada kaum muda, ejakulasi dini biasanya di picu oleh faktor psikis atau kejiwaan. Karena takut, cemas dan malu membuat mereka berusaha melakukan seks dengan cepat sehingga sistem saraf dalam tubuh memerintahkan tubuh untuk segera berejakulasi. Tapi seiring dengan bertambahnya usia, kemampuan mengendalikan ejakulasi biasanya akan semakin baik sampai ketika usia semakin tua, gejala ejakulasi dini akan muncul kembali.
Di bawah ini sebuah kasus dimana seorang suami yang sudah menikah belasan tahun yang tiba-tiba menderita ejakulasi dini yang karena penyakit itu, rumah tangganya terancam berantakan.
Kasus:
“Nama saya Dedi, usia saya 49 tahun dan istri saya 33 tahun. Saya dan istri telah menikah selama 13 tahun dan sekarang mempunyai dua orang putri. Selama berhubungan seks, istri saya tidak pernah mengalami orgasme.
Istri saya bilang kalau dia tidak puas, dan selalu marah-marah sehabis berhubungan seksual. Saya merasa tertekan, apalagi saya juga mengalami ejakulasi dini, kurang lebih hanya 5 menit sperma saya sudah keluar.
Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah saya mengalami ejakulasi dini ringan atau berat? Berapa lamakah hubungan intim suami-istri yang normal berlangsung? Mohon dijelaskan bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini ini agar hubungan seks dapat berlangsung lama dan istri bisa merasa puas? Apakah perlu obat-obat atau bantuan alat-alat seks? Dimanakah alamat praktik dokter sehari-hari?”
(E.P. Bekasi)
Jawaban:

Tetap Ereksi

Sebenarnya patut disayangkan karena anda baru mencoba mengatasi masalah ini setelah istri anda marah-marah. Jika penanganannya lebih cepat maka ejakulasi yang terlalu cepat yang anda derita tentu bisa cepat disembuhkan dan istri anda tidak perlu marah-marah.
Memang banyak orang yang mempunyai sikap seperti Anda, dengan berbagai alasan. Bahkan, ada pasangan suami istri yang membiarkan saja ejakulasi dini yang derajatnya sudah berat dan berlangsung sampai 5 tahun sejak menikah. Walaupun akhirnya mereka datang berkonsultasi juga, saya pikir sungguh sayang karena mereka membiarkan masalah itu sekian lama. Akibatnya, hubungan seksual diantara mereka tidak pernah berlangsung.
Ejakulasi dini adalah jika ejakulasi terjadi terlalu cepat yang disebabkan karena ketidakmampuan mengontrolnya, sehingga pasangan tidak dapat mencapai orgasme. Tentu saja dengan syarat tidak ada gangguan seksual lain di pihak wanita.
Ejakulasi dini yang berat berarti ejakulasi telah terjadi sebelum penis melakukan penetrasi ke vagina. Ejakulasi dini sedang berarti ejakulasi dini terjadi segera setelah penis dapat masuk ke vagina. Ejakulasi dini ringan berarti hubungan seksual sempat berlangsung, tetapi ejakulasi terjadi setelah berlangsung gerakan yang singkat.
Pria yang mengalami ejakulasi dini, tetap mampu mengalami ereksi penis yang baik. Namun, pria yang mengalami hambatan ereksi, cenderung mengalami ejakulasi yang cepat. Kedua keadaan ini harus dibedakan walaupun mungkin keluhan yang dialami sama, yaitu ejakulasi yang cepat.

Latihan Mengontrol

Hubungan seksual yang baik tidak diukur dengan berapa lama berlangsung, melainkan dengan kualitasnya. Kualitas hubungan seksual dianggap baik bila memuaskan kedua belah pihak.
Agar dapat berkualitas baik, fungsi seksual kedua pihak harus normal. Pria harus mempunyai fungsi ereksi yang baik dengan kemampuan mengontrol ejakulasi. Pihak wanita harus mempunyai fungsi perlendiran vagina dan ereksi klitoris yang baik pula.
Bila pihak pria mengalami ejakulasi dini, apalagi yang berat, tentu saja pasangannya tidak dapat mencapai orgasme dan kepuasan seksual. Inilah yang dialami oleh istri Anda, sehingga wajar bila dia marah-marah.
Ejakulasi dini dapat diatasi dengan menggunakan obat dan melakukan latihan mengontrol ejakulasi. Pada umumnya keberhasilan pengobatan dipengaruhi oleh derajat ejakulasi dini, lama terjadinya gangguan, dan reaksi terhadap obat yang bersifat individual.
Bagi yang melakukan latihan, tentu tergantung pada kedisiplinan melakukan latihan mengontrol ejakulasi. Anda juga bisa membaca e-book Rahasia Ejakulasi yang berisi informasi bagaimana cara agar bisa tahan lama di ranjang. Metode latihan dalam ebook Rahasia Ejakulasi sangat mudah dilakukan. Informasi lebih detail klik disini!
Oleh: Prof.DR.Dr. Wimpie Pangkahila, Sp. And, Dokter Ahli Andrologi dan Seksologi – Tabloid Senior

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
© Copyright 2010-2011 Media Pengetahuan All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.